Iran Apresiasi Niat RI Jadi Mediator, Namun Tegas Tolak Dialog dengan AS

3 March 2026 19:08

Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia mengapresiasi inisiatif pemerintah Indonesia yang bersedia menjadi mediator di tengah meningkatnya ketegangan konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS). Meski begitu, pihak Teheran menegaskan tetap menutup pintu negosiasi dengan Amerika untuk saat ini.

"Kami tentu menyampaikan apresiasi atas pesan dan kesiapan yang sudah disampaikan oleh Indonesia. Tetapi bagi kami, tidak ada negosiasi dengan negara yang melancarkan permusuhan dengan kami yaitu Amerika Serikat," ujar Boroujerdi.

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan Iran tetap pada posisinya saat ini karena menilai Amerika Serikat tidak berkomitmen dan tidak mau mematuhi kesepakatan apapun.
 

Baca juga: Aksi Solidaritas untuk Iran Pecah di Berbagai Negara Usai Serangan Israel dan AS

Selain menanggapi tawaran mediasi, Iran juga menyerukan solidaritas dari negara-negara Islam di seluruh dunia. Boroujerdi menilai serangan yang diarahkan kepada Iran merupakan tindakan ilegal yang melanggar hukum internasional. Iran meminta dukungan melalui organisasi internasional seperti Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan PBB untuk mengecam tindakan tersebut serta mengampanyekan gerakan anti-perang.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri telah mendesak semua pihak yang terlibat untuk mengedepankan jalur diplomasi guna memulihkan kondisi keamanan. Sebagai bentuk keseriusan, Indonesia menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi dialog jika disetujui oleh kedua belah pihak yang bersengketa.

Bahkan, Presiden Prabowo Subianto dikabarkan siap untuk melakukan perjalanan langsung ke Teheran, Iran, guna melaksanakan misi mediasi tersebut demi meredakan suhu politik yang kian memanas di Timur Tengah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)