Zionis Israel Batasi Ketat Ibadah Ramadan di Al-Aqsa

19 February 2026 21:21

Menjelang bulan suci Ramadan 2026 yang dimulai pada pekan ini, kepolisian Israel mengumumkan pengerahan pasukan keamanan secara besar-besaran di sekitar kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur. Di sisi lain, otoritas Israel juga menerapkan pembatasan akses yang ketat bagi warga Palestina yang hendak beribadah di situs tersuci ketiga umat Islam tersebut.

Bagi warga Palestina, kompleks Masjid Al-Aqsa merupakan pusat ibadah yang biasanya menampung ratusan ribu jemaah selama bulan puasa. Namun, kehadiran aparat keamanan yang masif kerap memicu ketegangan.

Perwira senior kepolisian Israel, Arad Braverman, menyatakan bahwa personel keamanan akan bersiaga penuh baik siang maupun malam di seluruh area kompleks dan sekitarnya.

Kondisi ini memicu kekhawatiran para pejabat Palestina. Secara historis, hampir setiap bulan Ramadan, aparat keamanan Israel meningkatkan intensitas serangannya terhadap warga sipil Palestina, termasuk insiden penyerbuan, penembakan, hingga penangkapan jemaah di dalam ruangan masjid.
 

Baca juga:
Ramadan Gaza 2026: Pengungsi Palestina Hadapi Kelaparan dan Kehilangan

Tahun ini, otoritas Israel kembali menerapkan aturan ketat dengan melarang warga Palestina yang berusia di bawah 55 tahun untuk memasuki kompleks Al-Aqsa.

Melansir laporan Al Jazeera Mubasher, pasukan penjajah bahkan telah menerbitkan lebih dari 100 surat perintah larangan masuk bagi pemuda Al-Quds (Yerusalem) sejak bulan Syakban, tepat sebelum Ramadan bergulir. Tidak berhenti di situ, pasukan Israel juga melarang pemasangan dekorasi dan berbagai simbol perayaan Ramadan.

Ironisnya, di saat jemaah muslim dibatasi, otoritas Israel dilaporkan justru memperluas akses bagi kelompok ekstremis Yahudi untuk memasuki kompleks tersebut.

Persiapan Wakaf Islam Dihambat

Tekanan juga dirasakan oleh Departemen Wakaf Islam, badan pengelola situs Al-Aqsa yang berafiliasi dengan Yordania. Otoritas Israel secara sepihak menghalangi persiapan teknis yang rutin dilakukan Wakaf Islam menjelang Ramadan.

Hambatan tersebut meliputi pelarangan pemasangan tenda peneduh untuk melindungi jemaah dari terik matahari, hingga larangan pendirian klinik medis darurat di area kompleks untuk mengantisipasi jemaah yang sakit.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)