17 March 2026 12:33
Polda Metro Jaya memberikan klarifikasi terkait beredarnya foto dan identitas yang diduga sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus. Polisi memastikan bahwa gambar-gambar yang viral di media sosial tersebut adalah hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengungkapkan bahwa penyebaran foto tersebut diduga merupakan upaya sengaja dari pihak pelaku untuk mengaburkan proses hukum yang sedang berjalan.
Menurut Iman, munculnya konten-konten tersebut di media sosial disinyalir sebagai bentuk kepanikan dari kelompok pelaku. Hal ini terjadi setelah video rekaman di tempat kejadian perkara (TKP) mulai terpublikasi dan mempersempit ruang gerak mereka.
"Dengan beredarnya video TKP ini, sebenarnya para pelaku mulai terlihat panik. Pelaku dan jaringannya mulai berupaya mengaburkan proses penyelidikan dengan menyebarkan gambar atau sketsa hasil rekayasa artificial intelligence," ujar Iman.
| Baca juga: Polisi Ajak Masyarakat Bantu Buru Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus |