Jakarta: Masalah gigi ternyata tidak hanya berdampak pada kesehatan mulut. Kondisi kesehatan gigi dan gusi juga memiliki kaitan dengan kesehatan jantung. Karena itu, menjaga kesehatan gigi bukan hanya penting untuk mencegah sakit gigi, tetapi juga menjadi bagian dari menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Keterkaitan kesehatan gigi dengan jantung telah dibahas dalam berbagai penelitian. Namun, perlu diluruskan bahwa gigi berlubang tidak serta-merta menyebabkan penyakit jantung. Sejumlah penelitian lebih banyak menemukan hubungan antara penyakit gusi, terutama periodontitis, dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.
Eradikasi Infeksi Gigi
Eradikasi merupakan tindakan atau proses pengobatan untuk membasmi dan menghilangkan infeksi bakteri dari tubuh. Tujuan utamanya adalah menangani sumber infeksi agar tidak berkembang atau menimbulkan komplikasi.
Infeksi pada gigi dan mulut perlu mendapatkan perhatian karena bakteri dari mulut dapat masuk ke aliran darah. Menurut
American Heart Association (AHA), kondisi
kesehatan gigi yang buruk dapat menjadi salah satu jalur masuknya bakteri ke dalam aliran darah. Pada orang dengan kondisi jantung tertentu, hal tersebut dapat meningkatkan risiko endokarditis infektif, yaitu infeksi pada lapisan dalam jantung atau katup jantung.
Selain itu, sejumlah penelitian juga menemukan adanya hubungan antara penyakit periodontal dan penyakit kardiovaskular. Tinjauan sistematis dan meta-analisis yang dipublikasikan di
Clinical and Experimental Dental Research menemukan risiko penyakit kardiovaskular lebih tinggi pada orang dengan penyakit periodontal dibandingkan mereka yang tidak mengalaminya.
Apa Hubungan Kesehatan Gigi dengan Jantung?
Secara umum, keterkaitan tersebut dapat dilihat melalui beberapa hal:
- Bakteri dari mulut dapat masuk ke aliran darah. Kondisi tertentu pada mulut memungkinkan bakteri masuk ke dalam aliran darah dan pada orang yang berisiko tinggi dapat menyebabkan infeksi pada jantung.
- Peradangan dapat berperan. Penyakit periodontal merupakan kondisi peradangan kronis yang dapat berhubungan dengan peradangan sistemik dan kesehatan kardiovaskular.
- Penyakit gusi berkaitan dengan risiko kardiovaskular. Sejumlah tinjauan sistematis menemukan adanya hubungan antara penyakit periodontal dengan penyakit kardiovaskular, meskipun hubungan tersebut tidak berarti penyakit gusi menjadi satu-satunya penyebab penyakit jantung.
Tidak Hanya Jantung, Kesehatan Gigi Berpengaruh pada Tubuh
Kesehatan mulut merupakan bagian dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Infeksi dan peradangan pada rongga mulut dapat berkaitan dengan berbagai kondisi kesehatan lainnya.
Karena itu, menjaga kesehatan gigi tidak hanya dilakukan ketika sudah muncul rasa sakit. Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:
- Menyikat gigi secara rutin.
- Membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi.
- Melakukan pemeriksaan gigi secara berkala.
- Segera menangani gigi berlubang atau infeksi pada gigi.
- Menjaga kebersihan dan kesehatan gusi.
American Heart Association juga menyarankan menjaga kesehatan gigi dan melakukan perawatan gigi secara rutin sebagai salah satu langkah untuk membantu menurunkan risiko endokarditis infektif.
Nah, menjaga kesehatan jantung ternyata tidak hanya soal rutin berolahraga dan mengatur pola makan.
Kesehatan gigi dan mulut juga perlu diperhatikan. Meski gigi berlubang tidak secara langsung berarti akan menyebabkan penyakit jantung, menjaga kebersihan gigi dan segera menangani infeksi tetap penting untuk membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Sofwa Najla Tsabita Sunanto)