3 March 2026 17:24
Jakarta: Jenderal TNI Purnawirawan Try Sutrisno menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin, 2 Maret 2026, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Ia dikenang sebagai sosok yang penuh inspirasi dan keteladanan, terutama dalam mengabdi kepada Bangsa dan Negara.
Dia merupakan tokoh militer sekaligus negarawan yang penuh kerja keras, disiplin, serta memiliki cinta yang besar terhadap Tanah Air. Warisan keteladan yang ditinggalkan tidak hanya berupa medali atau puncak kekuasaan, melainkan kejujuran dan dan kebersahajaannya.
Perjalanan Hidup Try Sutrisno
Try Sutrisno lahir di Surabaya, 15 November 1935. Ia memulai kariernya di bidang militer dengan menjadi prajurit Korps Zeni TNI Angkatan Darat (AD). Kariernya semakin melejit usai dirinya terpilih menjadi ajudan Presiden Soeharto pada 1974.
Pada tahun 1988-1993 ia mencapai puncak tertinggi militer setelah diangkat menjadi Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Sejarah kembali mencatat prestasinya usai dirinya terpilih secara aklamasi menjadi Wakil Presiden (Wapres) Soeharto pada 1993.
Ketika menjabat sebagai Wapres, Try Sutrisno terus menampakkan diri sebagai pribadi yang sederhana dan rendah hati. Ia dikenal suka turun langsung ke rakyat di berbagai pelosok melalui kunjungan kerja.
| Baca Juga: Try Sutrisno Mengalami Penurunan Kesehatan Sejak 16 Februari |