25 September 2026 20:36
Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa aksi pengendalian perubahan iklim bukan merupakan beban biaya atau hambatan bagi jalannya pembangunan negara. Langkah tersebut justru menjadi bagian dari strategi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang tangguh, menciptakan lapangan kerja hijau, serta mengentaskan kemiskinan.
Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, saat mewakili Indonesia dalam forum Interactive Leaders Dialogue on Climate Action and the Just Transition pada Pertemuan Tingkat Tinggi di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat.
Menurut Jumhur, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia telah memantapkan komitmen aksi iklim melalui dokumen pembaruan komitmen nasional guna mencapai target net zero emission selambat-lambatnya pada tahun 2060.