Nattasya Amani Vrazeti • 6 October 2026 09:21
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta warga untuk membatasi penggunaan petasan agar tidak mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat umum.
Hal ini disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyusul insiden kericuhan yang dipicu oleh pemasangan petasan hingga dini hari pada acara Maulid Nabi di wilayah Jakarta Selatan beberapa hari lalu.
Pramono menyatakan bahwa dirinya mengetahui dan membaca laporan tersebut setelah kejadian berlangsung pada Sabtu, 3 September 2026 dini hari.
“Kebetulan saya mengikuti begitu peristiwa terjadi. Masyarakat keluarga Ibu itu juga kebetulan saya lagi, itu kan hampir jam 00.30 malam. Kurang lebih jam 02.00 saya membaca itu, kemudian saya meminta kepada jajaran Pemerintah DKI Jakarta untuk berperan,” ujar Pramono saat meninjau Sistem Pengelolaan Sampah di Fasilitas Saringan Sampah TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin, 5 Oktober 2026.
Baca Juga :