Iran Mulai Suksesi Kepemimpinan Usai Tewasnya Khamenei dalam Serangan AS-Israel

3 March 2026 19:03

Pemerintah Iran secara resmi memulai proses suksesi kepemimpinan menyusul tewasnya Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei. Khamenei gugur akibat serangan gabungan yang dilancarkan oleh militer Amerika Serikat dan Zionis Israel pada Sabtu pekan lalu.

Sebagai langkah awal transisi, otoritas Iran telah menunjuk Ayatollah Alireza Arafi sebagai anggota dewan kepemimpinan interim untuk memimpin negara hingga pemimpin tertinggi baru terpilih. Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas nasional tetap terjaga di tengah situasi keamanan yang memanas.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa seluruh proses pergantian pemimpin akan dijalankan secara ketat sesuai dengan konstitusi negara. Majelis Ahli dijadwalkan akan segera menggelar sidang darurat untuk menentukan sosok pemimpin tertinggi yang baru.
 

Baca juga: Operasi Militer AS-Israel Disebut Sasar Kantor Berita Nasional Iran

Proses ini ditekankan harus berjalan secepat mungkin untuk menjamin kesinambungan pemerintahan dan keamanan dalam negeri. Pihak berwenang memastikan bahwa struktur kekuasaan tetap solid meskipun kehilangan figur sentral mereka.

Daftar Calon Kuat Pengganti Khamenei

Beberapa nama tokoh besar mulai mencuat sebagai kandidat kuat yang digadang-gadang akan meneruskan takhta kepemimpinan di Iran. Berdasarkan informasi yang dihimpun, nama-nama tersebut meliputi:
  • Mojtaba Khamenei: Putra kedua dari mendiang Ayatollah Ali Khamenei.
  • Ayatollah Alireza Arafi: anggota dewan kepemimpinan interim yang saat ini memimpin transisi.
  • Mohammad Mehdi Mirbagheri: Ulama yang dikenal sebagai representasi sayap paling konservatif dalam struktur ulama Iran.
  • Hassan Khomeini: Cucu dari pendiri Republik Islam Iran, Ayatollah Khomeini.
  • Hashem Hosseini Bushehri: Ulama senior yang memiliki pengaruh luas.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)