Fase Kepulangan Jemaah Haji Bawa Berkah bagi Pedagang Tanah Abang, Omzet Naik 70%

4 June 2026 18:55

Jakarta: Penjualan oleh-oleh haji di Pasar Tanah Abang, Jakarta, turut terdongkrak pada fase kepulangan jemaah haji dari Tanah Suci. Hingga saat ini, tercatat peningkatan penjualan mencapai 60 hingga 70 persen. 

Hal ini kerap terjadi ketika para koper para jemaah haji sudah tidak bisa menampung banyak barang. Terlebih ada aturan batas berat koper agar bisa masuk ke pesawat.

Banyak pesanan berasal dari jemaah haji dari kelompok terbang (kloter) pertama. Sejumlah produk yang paling banyak dipesan antara lain kurma, air zam-zam, cokelat, kacang, hingga perlengkapan ibadah, seperti sajadah. 

"Karena yang kloter pertama ini tuh sebelumnya, jauh-jauh hari sudah pada pesan juga sih melalui online ya, maupun di Tiktok Shop. Marketplace itu sudah banyak yang pesan, terus melalui WhatsApp juga," kata salah satu pemilik toko oleh-oleh di Pasar Tanah Abang, Bagas Setyawan, dalam program Metro Siang Metro TV, Kamis, 4 Juni 2026.
 



Menurut Bagas, biasanya para jemaah haji memesannya dalam bentuk paket. Satu paket sudah berisi lima item barang, yakni kurma, kacang, kismis, cokelat, dan air zam-zam.

"Harga mulai dari Rp20 ribu (Rp20 ribu per paket), itu yang biasa," kata Bagas.

Para pembeli juga bisa menambahkan item lain. Biasanya ditambahkan gantungan kunci. Varian yang paling banyak dipesan ialah gantung kunci unta.

"Kan yang di medsos juga banyak tuh yang dari Arab Saudi bawa unta-unta gitu kan. Di tempat kami juga ada. Mulai dari bonekanya sampai gantungan kuncinya buat souvenir, kami juga ada sediakan," tutur Bagas.

Bagas memastikan semua barang dagangannya dari kawasan Timur Tengah. Termasuk kurma dari Mesir.

"Misalkan kurma ini kan ada beberapa jenis. Ada dari Mesir, Arab Saudi, dari Madinah gitu kan. Jadi beda-beda gitu. Tergantung jenis kurmanya. Ada yang dari Palestina juga," ucapnya.


(Gervin Nathaniel Purba)