IHSG Dibuka Menguat Tipis di Tengah Sentimen Timur Tengah

26 March 2026 11:33

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan tren penguatannya pada pembukaan perdagangan Kamis, 26 Maret 2026. Setelah ditutup melonjak 2,75 persen pada hari sebelumnya, IHSG pagi ini dibuka menguat di level 7.313 dan terus merangkak naik ke posisi 7.314 pada pukul 09.00 WIB.

IHSG tercatat menguat sebesar 0,21 persen atau setara 13 basis poin. Volume perdagangan terpantau cukup aktif dengan total 1,2 miliar saham yang berpindah tangan melalui 637.000 frekuensi transaksi. Dinamika pasar pagi ini didominasi oleh pergerakan 335 emiten yang berada di zona hijau, berbanding terbalik dengan 114 saham yang mengalami pelemahan dan 197 saham lainnya yang cenderung stagnan. Kondisi ini memperlihatkan kepercayaan pasar yang cukup merata di berbagai sektor saham unggulan.

Baca Juga: IHSG Menguat Tajam, Apa Pendorong Kenaikannya?

Sentimen Global: Harapan Deeskalasi AS-Iran

Penguatan indeks kali ini sangat dipengaruhi oleh kabar dari pasar global. Berdasarkan laporan Mirae Asset Sekuritas, Amerika Serikat dilaporkan telah mengajukan 15 poin proposal gencatan senjata kepada Iran. Langkah ini dinilai sebagai upaya serius untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. Meskipun Iran menetapkan syarat tinggi terkait otoritas di Selat Hormuz, pasar merespons positif adanya upaya deeskalasi ini, yang memicu rebound pada bursa regional Asia.

Faktor Domestik: Optimisme Pertumbuhan Ekonomi

Dari dalam negeri, investor menyambut baik proyeksi pemerintah yang optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal pertama (Q1) 2026 di angka 5,5 persen hingga 5,7 persen. Selain itu, langkah pemerintah dalam memberikan subsidi energi guna meredam dampak fluktuasi harga minyak dunia memberikan kepastian bagi pasar terhadap stabilitas daya beli dan inflasi.

Secara teknikal, pergerakan IHSG hingga penutupan sore nanti diprediksi akan berada dalam rentang pergerakan yang cukup lebar. Analis memperkirakan batas penahan bawah atau support akan berada pada level 7.117 hingga 7.222. Sementara itu, jika tren penguatan terus berlanjut, IHSG berpotensi menguji level hambatan atas atau resistance di kisaran 7.482 hingga 7.590. Pelaku pasar kini menantikan realisasi data ekonomi lanjutan untuk menentukan arah investasi di sisa hari perdagangan.

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)