Begini Tanggapan ASN soal Wacana WFH Sehari Sepekan

26 March 2026 13:52

Jakarta: Pemerintah tengah menyiapkan skema Work From Home (WFH) sehari dalam sepekan sebagai langkah strategis untuk memperkuat fiskal sekaligus menghemat energi nasional. Hal ini disambut baik oleh sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan mereka berharap kebijakan tersebut diterapkan dengan aturan dan instruksi yang jelas.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan bahwa kebijakan WFH masih dikaji dan akan difinalisasi setelah mendapatkan arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

"WFH sudah dirapatkan. Yang saya dengar itu adalah satu hari selama seminggu, hari apa yang akan diambil biar nanti yang memutuskan Presiden," tutur Tito, dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Kamis, 26 Maret 2026. 

Tanggapan ASN soal wacana WFH sehari dalam sepekan

Seorang ASN bernama Dwi Prasetya menyatakan dukungannya terhadap wacana WFH satu hari dalam sepekan. Menurutnya, kebijakan ini dapat membantunya menghemat pengeluaran, terutama untuk biaya transportasi.

"Menurut Saya WFH dalam rangka penghematan BBM itu baik. Karena memang untuk ASN seperti Saya, pengeluaran terbesar itu memang ada di transportasi karena memang mobilitasnya dari rumah ke kantor itu cukup jauh," ungkap Dwi. 
 

Baca Juga: Pemkab Jember Siapkan Skema WFH untuk ASN 

Di sisi lain, ASN lainnya, Artha Zahra, menilai kebijakan ini akan berjalan efektif jika disertai aturan dan instruksi yang jelas. Ia menekankan bahwa pemerintah perlu merinci sasaran penerapan kebijakan, mengingat beberapa pekerjaan layanan publik seperti pemadam kebakaran dan sektor kesehatan tidak dapat dilakukan secara WFH.

"Menurut aku jika emang WFH ini betul akan diimplementasikan, pertama harus ada pengaturan dan juga instruksi yang jelas karena tidak semuanya bisa untuk menjalankan WFH. Ada beberapa rekan yang mungkin ditugas pelayanan seperti kesehatan kemudian beberapa garda terdepan lain yang berhubungan langsung dengan masyarakat, itu tidak bisa," tutur Artha. 

Sejalan dengan itu, ASN bernama Mustika Bayu Martani menilai bahwa selain menghemat energi, kebijakan WFH dirasa membuat waktu kerja ASN menjadi lebih efisien serta memberikan dampak positif bagi lingkungan.

"Kalau dari saya pribadi setuju dengan wacana WFH satu kali dalam seminggu karena memang tujuannya untuk efisiensi. Selain itu, kita juga jadi hemat waktu untuk transport. Jadi berdampak baik juga pasti untuk lingkungan," ungkap Mustika. 

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)