Kebakaran lahan terjadi di sekitar perkebunan kelapa sawit Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Tim gabungan Polda Riau dan TNI dikerahkan ke kawasan gambut yang terbakar untuk mengendalikan api.
Polda Riau melakukan patroli udara memantau kebakaran lahan di Kabupaten Rokan Hilir dan Bengkalis. Dari pantauan menggunakan helikopter, terlihat kepulauan asap yang tebal menyebar di atas areal gambut. Titik api yang ditemukan antara lain berada di Kecamatan Pasir Limau Kapas. Kawasan terbakar berada di sekitar hamparan tanaman kelapa sawit dan diduga kebakaran terjadi akibat pembukaan lahan untuk usaha perkebunan.
Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi turun langsung memantau karhutla bersama tim Kodam 19 Tuanku Tambusai dan BPBD Riau. Regu pemadaman
Polda Riau, TNI, Manggala Agni, BPBD Riau, dan masyarakat berjibaku mengatasi karhutla agar tidak meluas. Lahan terbakar diperkirakan sekitar 5 hingga 6 hektare, terdiri dari tanah bergambut dan semak belukar.
“Hasil deteksi kami saat ini yang hotspot yang paling menjadi perhatian bahwa area yang terdampak adalah 5 hektar, 5 sampai 6 hektare.” kata Wakapolda Irjen Pol Hengki Haryadi, dikutip dari tayangan
Headline News Metro TV, Senin, 10 Agustus 2026.
Wakapolda Irjen Pol Hengki Haryadi mengatakan tim gabungan sudah berhasil memadamkan karhutla dan saat ini dalam proses pendinginan. Polda Riau akan menyelidiki kebakaran lahan yang menyebabkan
kerusakan lingkungan di Rokan Hilir.
“Sekarang sudah berhasil kita padamkan dan sekarang dalam fase pendinginan. Dan ke depannya kita terus memantau wilayah-wilayah lain agar tidak terjadi peningkatan adanya hotspot kebakaran lahan.” ucapnya.