28 September 2026 02:38
Ratusan demonstran membendung jalanan kota Paris, Prancis, menyuarakan kecaman keras terhadap kebijakan Presiden Emmanuel Macron terkait dengan krisis Palestina. Hal yang sama dilakukan oleh ratusan demonstran di Jerman yang mengecam dukungan berkelanjutan pemerintah Berlin terhadap Israel dan mendesak penghentian total pengiriman senjata dan bantuan diplomatik di tengah krisis kemanusiaan di Gaza.
Di Prancis, ada ratusan pengunjuk rasa berkumpul di Paris sambil meluapkan kemarahan dengan menginjak-injak poster Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dalam aksinya, mereka mengkritik Emmanuel Macron dan menyebut Macron sebagai pengecut serta menganggap pidatonya di Majelis Umum PBB hanyalah air mata buaya karena tidak berani menyebut rezim Israel sebagai dalang utama pembantaian.
Kecaman keras juga disuarakan atas sikap delegasi Prancis yang tetap duduk menyimak pidato Netanyahu di PBB saat puluhan negara lain memilih walkout sebagai bentuk protes. Massa pun mendesak pembukaan blokade Gaza dan mendesak pemerintah Prancis menjatuhkan sanksi tegas dengan menghentikan perjanjian kerja sama Uni Eropa dengan Israel serta memboikot produk Israel.