DPR Pastikan Penyelenggaraan Haji 2026 Sesuai Jadwal

2 April 2026 22:49

Komisi VIII DPR RI memastikan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M bagi jemaah Indonesia tetap berjalan aman dan sesuai jadwal. Meski tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah sedang meningkat, pemerintah menjamin tidak ada perubahan pada kalender keberangkatan jemaah.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam, menegaskan bahwa pemberangkatan kloter pertama akan tetap dilaksanakan pada 22 April 2026. Menurutnya, hingga saat ini belum ada indikasi gangguan yang dapat menghambat mobilitas jemaah menuju tanah suci.

DPR memastikan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi terus diperkuat, terutama di sektor transportasi udara. Dua maskapai yang telah dikontrak pemerintah, yakni Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines, dilaporkan siap beroperasi tanpa kendala teknis maupun keamanan.

"Insyaallah tetap berangkat sesuai jadwal kesepakatan Pemerintah Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi. Sampai saat ini aman-aman saja. Maskapai yang kita kontrak, baik Garuda maupun Saudi Arabian Airlines, belum ada keluhan atau kendala," tegas Aprozi Alam.

Status Darurat Menjadi Indikator Utama

Pemerintah menyatakan pelaksanaan haji akan terus berlangsung selama tidak ada penetapan status darurat resmi dari otoritas terkait. DPR bersama pemerintah kini fokus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas ekonomi dan perlindungan maksimal bagi warga negara Indonesia di luar negeri.

DPR mengimbau para calon jemaah haji untuk tetap tenang dan fokus mempersiapkan fisik serta mental. Pengetatan pengawasan tetap dilakukan pada jalur penerbangan guna memastikan rute yang dilalui pesawat pengangkut jemaah tetap berada di zona aman dari wilayah konflik.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)