Israel Klaim Hancurkan Terowongan Hizbullah di Tengah Gencatan Senjata

2 May 2026 01:02

 etegangan di wilayah perbatasan Lebanon kembali memuncak setelah militer Zionis Israel melancarkan serangan terhadap infrastruktur bawah tanah milik kelompok Hizbullah. Meski kedua belah pihak secara resmi sedang berada dalam masa perpanjangan gencatan senjata, militer Israel tetap melakukan operasi penghancuran yang memicu ledakan dahsyat di wilayah selatan.

Berdasarkan rekaman video yang dirilis oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF), sebuah ledakan besar terjadi di wilayah Distrik Tyre, Lebanon Selatan. Gambar-gambar tersebut memperlihatkan asap tebal yang membumbung tinggi dari permukaan tanah setelah pasukan Zionis melancarkan serangannya.

Operasi militer ini menjadi sorotan karena dilakukan di tengah periode gencatan senjata yang awalnya disepakati pada 16 April dan kemudian diperpanjang selama tiga minggu.
 

Baca juga: Detik-Detik Serangan Balasan Hizbullah Hantam Penjajah Zionis Israel

Agresi militer yang terus berlangsung di Lebanon telah membawa dampak kemanusiaan yang sangat besar. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 1 juta orang telah mengungsi dari rumah mereka, sementara ribuan orang lainnya dilaporkan tewas akibat konflik tersebut.

Selain penghancuran infrastruktur, Zionis Israel kini menerapkan taktik militer baru dengan menetapkan 'garis kuning' di Lebanon Selatan. Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah warga sipil yang mengungsi agar tidak kembali ke wilayah asal mereka. Metode ini mencerminkan taktik yang sebelumnya telah digunakan militer Israel di Jalur Gaza untuk mengontrol wilayah dan pergerakan penduduk.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)