Kontras Wajah Gaza Sebelum dan Sesudah Serangan Israel: Dari Kota yang Hidup Menjadi Bentangan Reruntuhan

9 October 2026 01:27

Serangan pembantaian besar-besaran dan genosida yang dilancarkan oleh rezim Zionis Israel di wilayah Gaza, Palestina, yang telah berlangsung selama lebih dari tiga tahun, mengakibatkan kehancuran meluas di seluruh penjuru kawasan tersebut. Aksi pembantaian ini telah menyebabkan ratusan ribu jiwa terbunuh.

Sebelum serangan genosida yang meletus pada 7 Oktober 2023, wilayah Gaza memperlihatkan aktivitas kehidupan kota yang ramai dan padat. Ruas-ruas jalan dipenuhi lalu lalang warga yang beraktivitas, serta para keluarga yang bersantai di tepi pantai meskipun hidup di bawah cengkeraman blokade ilegal Zionis. Di samping itu, para jemaah juga tampak meramaikan masjid-masjid dan gereja-gereja di Gaza.
 



Namun, kondisi tersebut berubah drastis menjadi bentangan reruntuhan yang luas akibat serangan membabi buta dari pasukan militer Zionis Israel. Tindakan pembersihan etnis terhadap bangsa Palestina oleh rezim penjajah ini tercatat telah berlangsung dalam kurun waktu 80 tahun dan belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Menyikapi kehancuran dan jatuhnya korban jiwa yang terus bertambah, masyarakat dunia kini mendesak negara-negara sekutu Zionis untuk segera menghentikan pasokan dana maupun bantuan persenjataan kepada rezim Israel.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X