KAI Daop 1 Tawarkan Hunian di Senen untuk Warga Kampung Bahari

3 November 2026 13:16

PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta menyiapkan opsi relokasi ke hunian layak di kawasan Senen, Jakarta Pusat, bagi warga yang terdampak penertiban bangunan liar di sepanjang bantaran rel Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Tadi sebagian sudah ada yang mau kita pindahkan ke hunian Senen, ada juga yang kita lihat dulu kondisinya. Tapi prinsipnya ini tidak diusir, bukan diusir paksa. Kita carikan jalan keluar yang terbaik," ujar Executive Vice President (EVP) KAI Daop 1 Jakarta, Januri dalam tayangan Breaking News Metro TV, Selasa, 3 November 2026.

Januri menegaskan, tindakan penggusuran tanpa solusi jangka panjang terbukti tidak efektif karena warga berpotensi kembali menempati area terlarang tersebut di kemudian hari.

"Kalau hanya kita usir dan tidak dikasih solusi ke depan, yakin akan kembali lagi. Dalam historis ke belakang sama, KAI dan stakeholder sudah sering melakukan hal itu. Karena itu arahan Pak Kapolda dan pemerintah jelas, penanganan harus humanis. Apa pun itu, ini adalah warga kita yang harus tetap kita manusiakan," tegas Januri.

Guna memastikan proses berjalan bermartabat, KAI Daop 1 saat ini tengah melakukan verifikasi data kependudukan secara menyeluruh sembari menggandeng berbagai pihak untuk penyediaan bantuan sosial.

"Nanti kita cek dan kita data dulu. Tinggal tempatnya di mana. Kita carikan jalan keluar yang terbaik, termasuk pelibatan teman-teman CSR (Corporate Social Responsibility) agar solusinya lebih humanis dan bermartabat," paparnya.
 


Kendati mengedepankan pendekatan kemanusiaan, Januri mengingatkan bahwa sterilisasi jalur kereta api mutlak dilakukan demi keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat di sekitarnya.

"Di sini jelas ada pagar pembatas yang dibangun pemerintah melalui Balai DJKA di sisi kiri dan kanan. Seharusnya memang tidak boleh ada bangunan apa pun sesuai undang-undang perkeretaapian. Nomor satu adalah keselamatan kereta api dan penghuninya, terlebih kemarin ada hasil operasi terkait narkoba dan lain-lain," tuturnya.

Untuk tahap awal, KAI Daop 1 akan langsung menerjunkan armada teknis guna membersihkan material dan bangunan liar yang kosong secara bertahap.

"Mulai besok kami kerahkan alat berat dan angkutan untuk sampah. Waktunya sekitar sebulan secara bertahap, sampai nanti ada solusi hunian yang layak bagi penghuni di sini," imbuh Januri.

Penataan di kawasan Kampung Bahari ini diproyeksikan sebagai proyek percontohan (pilot project). Program serupa rencananya akan diperluas ke titik-titik lintasan rawan lainnya di wilayah Daop 1 Jakarta, meliputi rute Tanjung Priok, Jakarta Kota, Kampung Bandan, Ancol, hingga Tanah Abang.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X