25 October 2026 16:27
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta seluruh pemerintah daerah (Pemda) di Indonesia untuk turut aktif mengalokasikan anggaran guna mendukung program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu. Dukungan dari pemda dinilai krusial untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) sekaligus mengentaskan kemiskinan.
Hal tersebut ditegaskan Tito saat menghadiri kegiatan Bedah Rumah dan Bakti Kesehatan di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat. Menurutnya, pembenahan kawasan permukiman kumuh maupun kawasan yang rentan masalah sosial dan peredaran narkotika tidak akan tuntas bila hanya mengandalkan pendekatan represif atau penegakan hukum semata.
Pemerintah, kata Tito, wajib hadir menyentuh akar permasalahan yang dihadapi warga, mulai dari sulitnya memperoleh akses hunian layak hingga rendahnya taraf kesejahteraan ekonomi.
"Semoga dengan adanya program-program terpadu seperti ini, yang sekarang diinisiasi oleh Pak Ara (Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait), bersama ATR/BPN, kemudian PNM Mekaar untuk pemberdayaan UMKM, kepolisian, dan BPS, ini dapat bekerja bersama-sama menyelesaikan masalah supaya kehidupan masyarakat menjadi lebih baik," kata Tito, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Minggu, 25 Oktober 2026.