Jakarta: Bermain ponsel saat proses pengisian daya masih menjadi kebiasaan banyak pengguna. Aktivitas seperti bermain gim, menonton video, hingga berselancar di media sosial kerap dilakukan meski baterai sedang diisi.
Meski terlihat sepele, kebiasaan tersebut dapat berdampak pada kesehatan baterai, suhu perangkat, hingga meningkatkan risiko gangguan kelistrikan jika tidak dilakukan dengan benar.
Berikut sejumlah dampak yang perlu diketahui.
Umur Baterai Bisa Berkurang
Saat ponsel digunakan sambil diisi daya, perangkat tetap membutuhkan energi untuk menjalankan berbagai aplikasi. Akibatnya, sebagian daya dari pengisi daya digunakan untuk mengoperasikan ponsel, sementara sisanya baru mengisi baterai.
Kondisi ini dapat membuat baterai bekerja lebih berat, terutama saat menjalankan aplikasi dengan konsumsi daya tinggi seperti gim. Dalam jangka panjang, kebiasaan tersebut berpotensi menurunkan kesehatan dan memperpendek usia baterai.
Ponsel Lebih Cepat Panas
Menggunakan ponsel saat proses pengisian daya juga dapat meningkatkan suhu perangkat. Panas berasal dari penggunaan aplikasi sekaligus proses pengisian baterai yang berlangsung bersamaan.
Sebagian besar smartphone modern memang telah dibekali sistem perlindungan untuk mencegah overheating. Namun, pengguna tetap disarankan membatasi penggunaan ponsel selama proses pengisian daya agar suhu perangkat tetap stabil.
Performa Perangkat Berpotensi Menurun
Bermain ponsel sambil dicas memang tidak langsung merusak perangkat. Akan tetapi, jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan tersebut dapat memengaruhi performa ponsel dalam jangka panjang.
Beberapa dampak yang dapat dirasakan antara lain proses pengisian daya menjadi lebih lambat, suhu perangkat lebih mudah meningkat, hingga penurunan performa baterai seiring waktu.
Meningkatkan Risiko Kerusakan Fisik
Selain berdampak pada komponen internal, bermain ponsel saat dicas juga meningkatkan risiko kerusakan akibat terjatuh. Kabel pengisi daya yang tetap terhubung dapat mengganggu kenyamanan saat menggenggam perangkat.
Ketika pengguna terlalu fokus menggunakan ponsel, kabel yang tersangkut atau tertarik dapat menyebabkan perangkat terlepas dari genggaman. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan pada layar maupun komponen lainnya.
Waspadai Risiko Kelistrikan
Penggunaan ponsel saat dicas juga perlu memperhatikan kondisi charger dan kabel yang digunakan. Risiko seperti korsleting, sengatan listrik, hingga kerusakan perangkat umumnya lebih sering dipicu oleh charger atau kabel yang rusak maupun tidak memenuhi standar.
Untuk mengurangi risiko tersebut, pengguna disarankan memakai charger dan kabel asli atau yang telah memenuhi standar keamanan. Selain itu, hindari menggunakan perangkat dalam waktu lama saat pengisian daya, terutama ketika suhu ponsel mulai meningkat. (Daffa Yazid Fadhlan)