Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir triwulan II-2026 menunjukkan kinerja positif. Pendapatan negara mencapai Rp1.459,4 triliun, tumbuh 21,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menteri Keuangan menyebut pertumbuhan terutama didorong penerimaan perpajakan 24,6 persen. Hingga akhir triwulan II-2026, penerimaan perpajakan tercatat Rp1.035,7 triliun. Realisasi belanja negara mencapai Rp1.656 triliun.
Belanja pemerintah pusat menjadi salah satu pendorong utama dalam realisasi Rp1.298,6 triliun. Belanja ini antara lain digunakan untuk program makan bergizi gratis, pembangunan infrastruktur, THR dan gaji ke-13, hingga subsidi dan kompensasi BBM dan listrik.
“Melalui
subsidi dan kompensasi dengan realisasi masing-masing mencapai Rp116 triliun dan Rp116,9 triliun. Sebagai agent of development, APBN diarahkan untuk mengakselerasi pelaksanaan program prioritas, termasuk program MBG yang telah merealisasikan anggaran sebesar Rp101,1 triliun untuk 63,13 juta penerima manfaat.” ucap Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, dikutip dari tayangan
Top News, Metro TV, Senin, 3 Agustus 2026.