Suasana Ramadan di Pakistan Tetap Khidmat di Tengah Tekanan Ekonomi

18 March 2026 11:21

Suasana sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan di Pakistan tetap berlangsung hangat dan penuh dengan kegiatan keagamaan. Meski demikian, kekhidmatan ibadah tahun ini harus berjalan di bawah bayang-bayang tekanan ekonomi akibat meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Berdasarkan laporan langsung dari Islamabad, aktivitas masyarakat di ibu kota Pakistan sejauh ini terpantau masih relatif aman dan normal. Menjelang waktu berbuka puasa, warga mulai memadati pelataran Masjid Faisal, yang merupakan salah satu masjid terbesar di Asia Selatan, untuk beribadah dan menjalin kebersamaan.

Namun, suasana Ramadan kali ini terasa sedikit berbeda karena adanya peningkatan pengamanan di sejumlah ruas jalan utama Islamabad. Aparat keamanan setempat telah menempatkan kontainer di beberapa titik strategis sebagai langkah antisipasi keamanan.

Langkah preventif ini diambil seiring meningkatnya perhatian terhadap situasi regional, termasuk ketegangan di Timur Tengah serta dinamika keamanan di wilayah perbatasan Pakistan dengan Afghanistan.
 

Baca juga: Bandingkan Langkah Pakistan Sikapi Krisis Global, Prabowo Singgung Pemotongan Gaji Pejabat Negara

Tak hanya itu, masyarakat Pakistan harus berhadapan dengan tekanan ekonomi yang kian menghimpit. Harga bahan bakar minyak (BBM) dilaporkan mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Harga yang semula berada di kisaran 240 Rupee Pakistan melonjak tajam hingga menembus lebih dari 320 Rupee per liter.

Menanggapi krisis energi ini, pemerintah Pakistan di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Shehbaz Sharif telah mengambil langkah penghematan. Pemerintah mendorong penerapan sistem bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) bagi sebagian aktivitas perkantoran dan sektor pendidikan guna menekan konsumsi energi nasional.

Walaupun dihadapkan pada berbagai tantangan, semangat masyarakat Pakistan dalam menjalankan ibadah tidak luntur. Kehidupan Ramadan di Islamabad tetap berjalan dengan penuh kehangatan dan rasa persaudaraan.

Saat ini, warga juga sudah mulai mempersiapkan diri untuk menyambut hari raya Idulfitri. Keamanan yang terjaga memungkinkan masyarakat untuk tetap menjalankan sisa Ramadan dengan tenang sembari berharap situasi regional segera stabil.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)