Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan layar Youtube Setrpres.
Bandingkan Langkah Pakistan Sikapi Krisis Global, Prabowo Singgung Pemotongan Gaji Pejabat Negara
Anggi Tondi Martaon • 17 March 2026 20:50
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan soal pemotongan gaji anggota anggota kabinet dan anggota DPR menyikapi situasi global, terutama konflik di Timur Tengah. Pemotongan gaji itu berkaca dari kebijakan yang dilakukan Pakistan.
Menurut Prabowo, langkah Pakistan tersebut sebagai sebuah perbandingan. "Langkah pakistan, ini hanya sebagai perbandingan jadi mereka menganggap ini sudah kritis," kata Prabowo dikutip dari Antara, Selasa, 17 Maret 2026.
Kepala Negara lalu menyampaikan sejumlah langkah yang dilakukan Pakistan. Mulai dari pelaksanaan work from home (WFH) untuk sektor pemerintah dan swasta.
"Mereka (Pakistan) melaksanakan work frome home, kemudian hari kerja mereka potong jadi empat hari," ungkap prabowo.
Lalu, RI 1 menyebut soal pemotongan gaji anggota kabinet dan anggota dewan di Pakistan. Menurut Prabowo, uang hasil pemotongan itu digunakan untuk membantu kelompok rentan.
Pakistan, kata Prabowo, juga memotong ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk kementerian. Pakistan juga mewajibkan 60 persen kendaraan pemerintah tidak digunakan setiap saat.
"Kemudian mereka menghentikan semua belanja AC, kendaraan, belanja mebel dari semua lembaga pemerintahan untuk waktu yang tidak ditentukan," imbuh Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Setpres.
Pakistan juga disebut menghentikan belaja kunjungan luar negeri. Serta, mengurangi belanja untuk penyelenggaraan acara.
Presiden kedelapan Indonesia itu menegaskan, berbagai kebijakan di atas hanya sebagai contoh. Prabowo meminta jajarannya untuk mengkaji berbagai kebijakan yang dibuat Pakistan tersebut untuk diterapkan di Indonesia.
"Ini hanya contoh, maksud saya ini ada beberapa hari, saya kira kita bisa mengkaji masalah ini. Saya kira juga harus mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan," ujar Prabowo.