Prabowo Ungkap Alasan Copot Pimpinan BGN: Ada Indikasi Penyelewengan

4 June 2026 14:37

Presiden Prabowo Subianto akhirnya buka suara terkait keputusan mendadak mencopot jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah tegas ini diambil setelah kepala negara menerima laporan adanya kejanggalan dan indikasi penyelewengan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

"Memang sudah berapa saat saya mendapat laporan ada kekurangan-kekurangan, ada kejanggalan-kejanggalan, ada indikasi-indikasi penyelewengan dari pimpinan," ujar Prabowo yang dikutip Metro Siang pada Kamis 4 Juni 2026.

Menanggapi laporan awal mengenai ketidakberesan tersebut, Presiden Prabowo tidak tinggal diam. Ia langsung berkoordinasi dengan lembaga pengawas keuangan untuk melakukan pendalaman materi.

"Waktu saya mendapat laporan-laporan itu, saya panggil Kepala BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) dan juga Kepala PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) dan beberapa pejabat lain," kata Prabowo.
 

Baca juga: Sederet Kontroversi Dadan Hindayana di Pusaran Kasus Korupsi MBG

Prabowo mengakui bahwa mencopot para pimpinan BGN bukanlah perkara mudah. Ia mengungkapkan rasa kecewa sekaligus sedih karena orang-orang yang diberhentikan tersebut sebenarnya adalah sosok-sosok yang memiliki kedekatan personal dan selama ini dipercaya untuk menjalankan program prioritas pemerintah.

"Saya terpaksa mengganti orang-orang yang sebenarnya saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat," tuturnya.

Saat ini, mantan pimpinan BGN tersebut dilaporkan tengah menghadapi penyelidikan hukum. Oleh karena itu, Presiden Prabowo memilih untuk membatasi komentarnya agar tidak dianggap melakukan intervensi terhadap proses yang sedang berjalan.

"Saya tidak boleh banyak komentar, nanti seolah-olah saya mempengaruhi," jelasnya.

(Anggie Meidyana)