Situasi di Teheran Kondusif Usai Gagalnya Perundingan Iran-AS

13 April 2026 15:13

Situasi di Teheran dilaporkan relatif kondusif pasca gagalnya perundingan antara Iran dan Amerika Serikat. Kontributor Metro TV di Iran, Agiel Laksamana Putra, menyebut dalam 24 jam terakhir tidak ada serangan yang terjadi, termasuk di ibu kota.

“Tidak ada serangan apapun yang terjadi di sekitar kota Teheran. Dan kondisi masyarakat kota Teheran sendiri dalam kurun waktu 24 jam terakhir terlihat beraktivitas normal seperti biasanya. Perkantoran sudah juga buka dan beberapa tempat wisata juga sudah dibuka setelah lebih dari 40 hari diliburkan. ,” ujar Agiel, diutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Senin 13 April 2026.

Meski demikian, sektor pendidikan masih belum sepenuhnya pulih. Kegiatan belajar mengajar hingga kini masih dilakukan secara daring, dan belum ada kepastian kapan sekolah akan kembali dibuka secara tatap muka.

Di tengah kondisi yang tampak stabil, warga juga masih menunjukkan dukungan terhadap pemerintah dan militer Iran melalui aksi pawai yang digelar hingga malam hari. Namun di balik ketenangan tersebut, situasi keamanan tetap berada dalam kewaspadaan tinggi.



Menanggapi ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait rencana blokade Selat Hormuz, Agiel menyebut Iran menganggap setiap pergerakan militer di kawasan itu sebagai pelanggaran serius terhadap gencatan senjata.

Ia menegaskan, jika terjadi pelanggaran, Iran siap memberikan respons yang lebih besar dibandingkan sebelumnya. Hingga kini, belum ada peringatan khusus kepada warga, namun Angkatan Bersenjata Iran disebut masih dalam posisi siaga tempur.

"Ya tentunya setiap ancaman terkait pergerakan militer yang mendekati ke Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata bagi Iran sendiri. Jadi setiap pelanggaran gencatan senjata sendiri akan dibalas berkali-kali lipat bahkan lebih dahsyat daripada balasan Iran sebelum gencatan senjata," ujar Agiel. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)