Penjual Daun Pisang Asal Wonosobo Berhasil Berangkat Haji Usai Menabung 20 Tahun

Mahmud Fauzi • 18 May 2026 10:07

Jakarta: Perjalanan menuju Tanah Suci tidak selalu datang dengan mudah dan cepat. Bagi Painah, seorang penjual daun pisang asal Wonosobo, impian menunaikan ibadah haji harus ditempuh dengan penuh kesabaran selama puluhan tahun.

Sehari-hari, perempuan yang akrab disapa Mbah Painah itu bekerja menjual sekaligus memetik daun pisang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dari penghasilan sederhana tersebut, ia secara konsisten menyisihkan sebagian uang untuk tabungan haji.
 


Setiap hari, Mbah Painah menabung sekitar Rp20 ribu hingga Rp50 ribu. Kebiasaan itu ia lakukan selama kurang lebih 20 tahun demi mewujudkan impiannya berangkat ke Tanah Suci.

Meski bekerja dengan penghasilan terbatas, Mbah Painah tidak pernah menyerah. Keinginan untuk menunaikan ibadah haji menjadi semangat yang terus ia pegang selama bertahun-tahun.

“Sedikit demi sedikit saya tabung, yang penting niatnya,” ujar Mbah Painah.

Perjuangan panjang tersebut akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua dekade menabung dan menunggu, Mbah Painah berhasil mendapatkan kesempatan untuk berangkat haji ke Tanah Suci.
 

Kisah Mbah Painah menjadi inspirasi tentang arti ketekunan dan konsistensi dalam menjalani kehidupan sederhana. Di tengah keterbatasan, ia membuktikan bahwa mimpi besar tetap bisa diraih dengan kesabaran dan usaha yang tidak berhenti.

“Alhamdulillah akhirnya bisa berangkat haji,” katanya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)