Sekolah Tinggi Teologi Reformed Injili International (STT RII) resmi mengukuhkan dua guru besar baru dalam sidang senat terbuka yang digelar di Aula John Calvin, Jakarta, Sabtu 31 Januari 2026. Kedua akademisi yang dikukuhkan tersebut adalah Pendeta Prof. Billy Kristanto dan Pendeta Prof. Stevri Indra Lumintang.
Prosesi pengukuhan ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Guru Besar yang diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama RI, Jeane Marie Tulung.
Selanjutnya, prosesi sakral pemasangan kalung jabatan atau gordon guru besar kepada keduanya dilakukan oleh Pendiri sekaligus Ketua Kehormatan STT RII, Pendeta Dr. Stephen Tong.
Usai prosesi pelantikan, kedua guru besar menyampaikan orasi ilmiah sesuai bidang kepakarannya. Prof. Billy Kristanto membawakan orasi berjudul "Masa Depan dan Potensi Teologi Reformed". Sementara itu, Prof. Stevri Indra Lumintang menyampaikan pidato bertajuk "Theologia Misi John Calvin dan Realisasinya pada Abad ke-16 serta Signifikansinya bagi Misi Gereja Abad ke-21".
Prof. Billy Kristanto menegaskan bahwa jabatan guru besar bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan tanggung jawab moral untuk memberikan dampak nyata bagi bangsa, bukan hanya bagi kalangan Kristen semata.
"Kita diberikan kualifikasi untuk tanggung jawab yang lebih besar. Jadi pionir dalam akademia itu harus ada kaitan dengan problem riil di masyarakat dan gereja. Bukan asyik riset sendiri tapi tidak menjawab pergumulan," ujar Billy.
Senada dengan hal itu, Prof. Stevri memaknai pengukuhan ini sebagai bentuk kepercayaan dari Tuhan, pemerintah, dan stakeholder pendidikan. Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran serta mendorong program studi pascasarjana STT RII agar semakin unggul.
"Ini baru tahap awal. Langkah selanjutnya adalah apa yang mau kita perbuat untuk bangsa dan kemanusiaan," ucap Stevri.