Warga Bantul Lestarikan Tradisi Buka Bersama dengan Bubur Sayur Lodeh Tempe

25 February 2026 16:56

Masyarakat Dusun Kauman, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melestarikan tradisi berbuka bersama dengan menu khas tradisional bubur sayur lodeh tempe. Tradisi ini sudah dilakukan sejak lima abad silam. 

Pembuatan takjil dilaksanakan secara bergotong royong di sebuah masjid kuno yang juga peninggalan abad ke-16. Setelah Salat Zuhur, para ibu berbagi tugas hingga bubur takjil selesai dimasak dan disajikan di ratusan piring. 

Ada juga menu tambahan seperti buhun goreng, capcai, dan opor ayam. Kemudian, kaum muda-mudi diberi tugas untuk menghidangkan kepada warga yang telah berkumpul di dalam masjid untuk disantap bersama ketika waktu berbuka. 
 

Baca juga: Ramadan Datang, Dompet Jangan Tumbang! Ini Cara Atur Keuangan Agar Tetap Aman-Edukasi Ekonomi


Selain sejarah, bubur takjil juga sarat filosofi yang diambil dari makna dalam bahasa Arab 'bibirin' yaitu bermakna bagus bahwa syiar agama Islam dilakukan dengan metode yang baik, lembut, dan kekeluargaan. sesuai tekstur bubur yang lembut. 

Selain itu, bubur takjil juga memiliki filosofi lainnya yaitu 'babar' bahwa agama Islam dapat diterima masyarakat, sehingga mampu meresap ke relung sanubari setiap insan muslim, dan menjadi pedoman pada perilaku sehari-hari.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)