Karya Fashion Siswi SMK NU Banat Kudus Sukses Tembus Panggung Internasional

21 October 2026 12:34

Siswi SMK NU Banat Kudus, Jawa Tengah (Jateng), sukses mengangkat kekayaan wastra Nusantara menjadi karya fesyen bernilai jual tinggi. Lewat ruang praktik sekolah, para siswi mengolah kain tradisional nusantara menjadi busana modern dengan sentuhan desain dan kreativitas anak muda. 

Proses pengerjaannya tidak bisa dibilang singkat. Siswi SMK NU Banat Kudus, Nadia Meydina, menyebut terdapat tahapan panjang yang harus dilalui untuk menciptakan karya busana tersebut. Mulai dari mencari inspirasi,  menuangkan ide ke dalam desain, membuat pola, memilih kain, hingga menjahit dan menyelesaikan busana.

"Mulai pertama itu membuat desain dengan mengambil inspirasi dari Pinterest dan juga melihat-melihat beberapa koleksi desainer ternama. Dan juga setelah itu saya bikin desainnya secara manual. Setelah itu, membuat pola dan setelah itu membeli kain atau melakukan survei observasi kain di toko-toko. Setelah itu busananya tinggal dijahit dan terakhir finishing," ujar Nadia, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Rabu, 21 Oktober 2026.

Para siswi tidak hanya diberi ruang belajar untuk menghasilkan karya, tetapi juga diberi ruang untuk menemukan karakter dan gagasan mereka sendiri. Selain dibekali keterampilan menjahit dan merancang busana, para siswi juga dibekali dengan keterampilan tentang dunia usaha. Melalui brand yang bekerja sama dengan sekolah, para siswi belajar membawa karya mereka lebih jauh. Mereka ditantang untuk menciptakan busana yang menarik sekaligus memahami kebutuhan pasar untuk memasarkan produk yang dihasilkan.

"Setelah finishing, anak-anak juga harus bisa menjual produk mereka ke masyarakat. Jadi mereka itu tidak hanya dituntut untuk membuat, tapi harus bisa menjual produk yang mereka buat," kata Guru Busana SMK NU Banat Kudus Lilik Muflikah. 

Upaya tersebut menciptakan peluang yang lebih luas bagi siswi SMK NU Banat Kudus. Sejak tahun 2018, mereka konsisten mengikuti pameran dagang dan peragaan busana di luar negeri, seperti di Hong Kong, Jepang, dan Singapura. 

Salah satu momen penting yang diikuti oleh SMK NU Banat Kudus adalah saat karya siswi sekolah tersebut tampil di Hong Kong Fashion Week 2023.  Kepala SMK NU Banat Kudus, Himmatul Ulya menyebut prestasi tersebut menjadi sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi para siswi untuk terus belajar dan terus menghasilkan karya-karya yang bernilai tinggi. 

"Jadi harapannya dari situ anak-anak memang belajar untuk melatih tanggung jawab dan juga kualitas dari apa yang dikerjakan," tegas Himmatul. 

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X