17 October 2026 11:51
Jakarta: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menargetkan pengelolaan zakat nasional mencapai Rp70 triliun. Target tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas 2026 yang resmi ditutup dengan menghasilkan 10 poin kesepakatan terkait arah dan pengelolaan zakat nasional.
Ketua Baznas Sodik Mujahid mengatakan pencapaian target tersebut perlu diiringi peningkatan kualitas tata kelola agar pengelolaan zakat dapat memberikan manfaat yang lebih produktif dan berdaya.
“Peningkatan kualitas tata kelola untuk mencapai target Rp70 triliun, dan peningkatan kualitas tata kelola untuk berbagi lebih produktif dan lebih berdaya,” ujar Sodik dalam tayangan Headline News Metro TV, Sabtu 17 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, penguatan tata kelola yang disepakati dalam Rakornas Baznas mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), manajemen kelembagaan, kolaborasi dengan berbagai pihak, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi digital.
“Peningkatan tata kelola yang disepakati adalah peningkatan kualitas SDM, peningkatan manajemen kelembagaan, peningkatan kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama dengan pemerintah, serta penggunaan digital yang lebih maksimum,” kata Sodik.
Selain penguatan tata kelola, kesepakatan Rakornas Baznas 2026 juga mencakup dukungan terhadap penanggulangan bencana. Baznas merencanakan alokasi dukungan dari target pengelolaan zakat tersebut, sementara rincian programnya akan ditetapkan oleh Baznas pusat dalam dua pekan ke depan.
Dalam Rakornas tersebut, Baznas juga memberikan penghargaan kepada mitra dan kepala daerah atas dukungan terhadap program zakat. Penghargaan dibagi dalam lima kualifikasi awards dengan total 20 kategori.