19 October 2026 22:11
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, melaporkan perkembangan stabilitas sektor keuangan serta arah reformasi pasar modal kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas ekonomi di Istana Negara, Jakarta, Senin, 19 Oktober 2026. Langkah ini dilakukan guna memperkuat transparansi, likuiditas, dan integritas pasar modal nasional.
Laporan OJK disampaikan menyambung pemaparan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, terkait langkah-langkah menjaga stabilitas sektor keuangan. Dalam pertemuan tersebut, OJK menegaskan komitmennya untuk melanjutkan reformasi pasar modal agar pasar saham Indonesia menjadi sarana investasi jangka panjang yang aman dan tepercaya bagi investor domestik maupun asing.
"Tadi kami melaporkan kepada Bapak Presiden terkait perkembangan terkini tentu saja terkait dengan stabilitas sektor keuangan, terkhusus terkait dengan pasar modal Indonesia kami juga sampaikan kepada beliau dan kami menyampaikan akan meneruskan reformasi pasar modal terkait dengan peningkatan transparansi kemudian likuiditas dan tadi pesan khusus juga terpenting adalah bagaimana kita terus menegakkan enforcement ya kepada mereka-mereka yang telah melakukan pelanggaran terkait dengan coordinated trading dan lain sebagainya," kata Friderica, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Senin, 19 Oktober 2026.
Baca Juga :