30 September 2026 12:28
Solok: Sudah 10 hari berlalu semenjak Kabupaten Solok, Sumatra Barat (Sumbar), dilanda banjir bandang. Terpantau material banjir masih menumpuk dan menutupi kawasan permukiman.
Hal tersebut dipicu oleh permasalahan di tempat pembuangan akhir (TPA). Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan relawan menyebut mereka kesulitan memindahkan material batu dan kayu-kayu besar.
Wakil Bupati Solok, Chandra menyatakan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kabupaten Solok serta BPBD Sumbar.
Dari hasil rapat tersebut, Chandra menyebut material batu besar yang dinilai masih bermanfaat untuk pembangunan normalisasi sungai bisa digunakan kembali, Sedangkan material lumpur dan kayu besar akan ditempatkan di sekitar Jembatan Timbang di daerah Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok atau berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi banjir bandang.