703 Siswa Sekolah Ursulin Pecahkan Rekor MURI Lewat Drama Musikal ‘Martha Tiahahu’

14 October 2026 16:03

Jakarta: Sebanyak 703 siswa dari jenjang taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA) dari lima sekolah Katolik di bawah naungan Suster-Suster Ursulin berhasil meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Rekor tersebut diraih melalui pagelaran drama musikal yang melibatkan pemeran dan pembantu dari siswa terbanyak dari lima sekolah.

Pagelaran bertajuk Mutiara dari Timur: Perjuangan Christina Martha Tiahahu itu mengangkat kisah perjuangan pahlawan nasional Martha Tiahahu. Pertunjukan berlangsung pada 11 September 2026 di Istora Senayan, Jakarta, setelah melalui persiapan dan latihan intensif selama dua bulan.

Penganugerahan piagam penghargaan MURI berlangsung di Gedung Jaya Suprana Institute, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Lima sekolah yang terlibat yakni Santa Ursula Jakarta, Santa Ursula BSD, Santa Maria Jakarta, Santa Theresia Jakarta, dan Santo Vincentius Jakarta.

Ketua II Yayasan Satya Bhakti, Suster Moekti Gondosasmito, menjelaskan penghargaan tersebut diberikan atas keterlibatan 703 siswa sebagai pemeran dan pembantu dalam drama musikal tersebut.

“Jadi kami menerima penghargaan MURI ini seperti yang tertulis di sini adalah untuk pemeran dan pembantu oleh siswa terbanyak dari lima sekolah. Jadi ini banyaknya peserta yang terlibat dalam drama musikal ‘Mutiara dari Timur Perjuangan Kristina Martha Tiahahu’. Jadi dari lima sekolah yang tampil sekitar 703 siswa-siswi,” ujar Moekti dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Rabu 14 Oktober 2026.

Direktur Utama MURI, Alyawati Sarwono, mengapresiasi kerja keras para siswa dan seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan pertunjukan tersebut, mulai dari orang tua hingga guru.

“Itu luar biasa, pasti kerja keras di balik sebuah prestasi. Selamat sekali lagi untuk Ursulin dan seluruh jajarannya. Rekor ini diraih tentunya atas kerja keras semua murid-murid yang terlibat, tapi tidak hanya itu juga orang tuanya, guru-gurunya, semua yang mempersiapkan dari awal sampai sukses,” kata Alyawati.

Alyawati berharap pencapaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi sekolah dan generasi muda lainnya untuk meraih prestasi melalui kerja keras dan kolaborasi.

Selain menjadi pencapaian di tingkat nasional, pagelaran drama musikal ini juga membawa nilai edukasi dan pendidikan karakter. Melalui kisah Martha Tiahahu, para siswa diajak mengenal perjuangan pahlawan nasional sekaligus menumbuhkan patriotisme, kreativitas, dan semangat kebersamaan.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X