Sebanyak 2.026 warga mengikuti kegiatan minum kopi khop bersama di Lapangan Teuku Umar, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Aceh. Foto: Dok. Istimewa.
2.026 Warga Seruput Kopi Khop Aceh Barat, Raih Rekor MURI
Fachri Audhia Hafiez • 12 October 2026 21:10
Meulaboh: Sebanyak 2.026 warga mengikuti kegiatan minum kopi khop bersama di Lapangan Teuku Umar, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Aceh. Kegiatan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-438 Kota Meulaboh tersebut resmi mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori minum kopi khop dengan peserta terbanyak.
“Hari ini kita sesuaikan dengan tahun, yaitu 2.026 orang yang minum kopi, dengan jumlah sajian yang disediakan lebih karena ada peserta yang minum dua bahkan tiga kali,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi di Meulaboh, dikutip melalui keterangan tertulis, Senin, 12 Oktober 2026.
Tarmizi menegaskan, pencatatan rekor MURI bukan sekadar mengejar penghargaan semata. Pemerintah daerah memanfaatkan momentum ini sebagai ajang promosi kuliner khas daerah ke tingkat nasional maupun internasional.
"Kita bukan hanya sekadar ingin mendapatkan rekor MURI, tetapi yang jauh lebih penting adalah memperkenalkan kopi khop kepada Indonesia dan dunia, sehingga orang penasaran ingin datang ke Aceh Barat," ujar Tarmizi.
Menurut Tarmizi, meningkatnya popularitas kopi khop diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal.
"Dengan begitu, perputaran uang akan bertambah dan ekonomi masyarakat meningkat karena umumnya warung kopi di Aceh Barat menyediakan kopi khop. Kopi khop itu ikonik dan khas Aceh Barat, seperti pempek yang dikenal sebagai kuliner khas Palembang," kata Tarmizi.
.jpeg)
Sebanyak 2.026 warga mengikuti kegiatan minum kopi khop mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Foto: Dok. Istimewa.
Tarmizi menambahkan, kopi khop kini telah mengantongi sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Pemkab Aceh Barat juga merencanakan pembangunan ikon baru berupa Tugu Kopi Khop.
"Alhamdulillah, kopi khop sudah mendapatkan HAKI, dan sekarang kita juga sedang mewacanakan pembangunan Tugu Kopi Khop Aceh Barat dengan terlebih dahulu melihat lokasi yang strategis," kata Tarmizi.
Sementara itu, Direktur Operasional MURI Awan Rahargo memberikan apresiasi atas penyelenggaraan ajang kebudayaan dan kuliner tersebut. Menurut Awan, tradisi unik kopi terbalik ini memiliki potensi besar untuk menembus level global.
"Kami meyakini ini seharusnya bukan hanya rekor Indonesia atau nasional, tetapi juga berpotensi menjadi rekor dunia," kata Awan.