Mendagri Ajak Pemda Jaga Sinergitas Program Prioritas Presiden

2 February 2026 13:26

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah hari ini, Senin, 2 Februari 2026. Rapat tersebut diadakan untuk menyelaraskan sinergitas implementasi program prioritas presiden menuju Indonesia Emas 2045.

Rakornas ini diawali oleh pengarahan presiden yang kemudian dilanjutkan dengan penjelasan program strategis presiden oleh sejumlah narasumber di antaranya Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Kepala BKPM Kepala Danantara Rosan Roeslani, Menko bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan narasumber lainnya.

"Penyelenggaraan Rakornas Pemerintah pusat dan daerah tahun 2026 ini merupakan arahan Bapak Presiden kepada Mendagri yang semula akan dilaksanakan pada awal Januari tahun 2006 Namun dikarenakan adanya berbagai agenda penting kenegaraan sehingga Rakornas ini baru dapat terlaksana pada hari ini, Senin 2 Februari tahun 2026 Tahun 2026," kata dia dikutip dari Breaking News, Metro TV, Senin, 2 Februari 2026.
 



Rakornas hari ini dihadiri oleh 4.011 orang yang terdiri dari tingkat pusat sebanyak 525 orang yaitu para menteri dan pimpinan lembaga. Sebanyak 3.486 orang lainnya merupakan pemerintah daerah.

"Ini juga merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMN 2025-2029 yang merupakan penjabaran dari visi Asta Cita Bapak Presiden dalam masa satu tahun pertama yang lalu telah banyak keberhasilan yang dicapai sebagaimana telah kita saksikan dan dipublikasikan di publik maupun media, keberhasilan akan dapat dioptimalkan di tahun 2026 dengan kesamaan gerak langkah pusat dan daerah," sambungnya.

Ia menyerukan kepada seluruh pemerintahan daerah agar menjalankan program strategis presiden demi visi Asta Cita Indonesia Emas 2045.

"Selanjutnya seluruh jajaran pemerintahan provinsi, kabupaten/ kota dan Forkopimda siap untuk mendukung program Bapak Presiden," tambahnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)