12 March 2026 14:22
Jakarta: Dalam konflik modern, ancaman tidak selalu datang dari pesawat tempur atau rudal besar. Drone berukuran kecil kini justru menjadi salah satu tantangan utama di medan perang.
Untuk menghadapi ancaman tersebut, sejumlah sistem pertahanan baru dikembangkan, salah satunya adalah MEROPS, sistem anti-drone yang dirancang untuk mendeteksi dan menghancurkan drone musuh secara cepat dan efisien.
Mengutip Business Insider, MEROPS counter-drone system merupakan sistem pertahanan yang dibuat khusus untuk menghadapi drone tak berawak yang semakin sering digunakan dalam operasi militer modern. Berikut beberapa keunggulannya.
Salah satu keunggulan utama sistem MEROPS adalah biaya intersepsi yang relatif rendah. Satu unit drone interceptor diperkirakan berada di kisaran 14.500 hingga 15.000 dolar AS, jauh lebih murah dibandingkan peluncuran rudal pertahanan udara konvensional.
Sistem anti-drone modern seperti MEROPS dirancang menggunakan kombinasi AI, navigasi otonom, dan sensor canggih, sehingga tetap dapat beroperasi meski terjadi gangguan GPS atau jamming sinyal dari pihak lawan.
Sistem MEROPS juga dikenal memiliki desain yang lebih ringan dan portabel. Peluncurnya dapat dipasang pada kendaraan ringan seperti mobil pickup, sehingga memungkinkan mobilitas tinggi di medan operasi.
MEROPS menggunakan kombinasi radar dan sensor elektro-optik untuk mendeteksi target secara otomatis. Drone interceptor yang diluncurkan kemudian akan mengejar drone musuh dan menghancurkannya, bahkan dengan metode tabrakan langsung jika diperlukan.
Umumnya dirancang agar dapat terhubung dengan jaringan radar eksternal. Hal ini memungkinkan MEROPS menerima data target dari sistem pemantauan lain dan beroperasi sebagai bagian dari jaringan pertahanan udara yang lebih luas.
Perkembangan teknologi seperti MEROPS menunjukkan bagaimana medan perang modern semakin dipengaruhi oleh penggunaan drone. Untuk menghadapi ancaman tersebut, banyak negara kini mengembangkan sistem pertahanan yang lebih cepat, fleksibel, dan ekonomis dibandingkan teknologi pertahanan konvensional.
Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.
(Calista Vanis)