Harga Telur Anjlok, Peternak di Sejumlah Daerah Gelar Aksi Protes

11 August 2026 12:20

Harga telur di tingkat peternak yang terus tertekan di tengah tingginya biaya pakan yang membuat peternak ayam petelur di sejumlah daerah melakukan aksi protes. Mulai dari membagikan telur gratis, melepas ayam di halaman kantor pemerintah, hingga membagikan ribuan ayam kepada warga.

Di Makassar, Grobogan, dan Magelang para peternak sama-sama menyoroti harga telur yang dinilai tidak sebanding dengan biaya produksi. 

Di Makassar, peternak membagikan telur dan ayam secara gratis di depan kantor Gubernur Sulawesi Selatan. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap harga telur yang ada di tingkat peternak serta tingginya harga pakan yang menjadi komponen utama biaya produksi.

Sementara di Grobogan, ratusan peternak melepas puluhan ayam di halaman pendopo bupati, kemudian membagikan telur gratis kepada warga. Peternak menyebut harga jual telur saat ini hanya sekitar Rp19.000 per kilogram, sementara harga pakan terus meningkat. Mereka juga meminta program pemenuhan gizi pemerintah ikut menyerap telur dari peternak lokal.
 



Di Magelang, hampir 2.000 ayam petelur dibagikan gratis kepada warga yang memadati alun-alun Kota Magelang. Peternak menyebut harga pakan kini mencapai Rp7.500 hingga Rp8.000 per kilogramnya, dan kondisi yang membuat harga pokok produksi telur ikut meningkat.

Para peternak meminta pemerintah memberikan intervensi, mulai dari menekan harga pakan, memperpanjang subsidi jagung, hingga menjaga harga telur di tingkat peternak. Mereka juga mendorong penyerapan telur lokal melalui program pangan pemerintah.

Peternak khawatir jika kondisi ini terus berlangsung, semakin banyak peternak rakyat yang terpaksa mengurangi populasi ayam atau bahkan menutup usaha mereka. Padahal, keberlangsungan peternakan rakyat dibutuhkan untuk menjaga ketersediaan telur bagi masyarakat.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X