Jakarta: Sebanyak lima orang yang hendak mudik ke daerah Jawa Tengah (Jateng) menjadi korban penipuan sebuah travel bodong. Mereka malah diturunkan di sebuah pom bensin kawasan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim).
Kelima pemudik yang menjadi korban tersebut berasal Jakarta dan Tangerang. Mereka telah membayar Rp350 ribu dan dijanjikan diantar sampai ke tempat tujuan.
Awalnya mereka dijemput dari kediaman masing-masing dengan taksi online. Setelah semuanya dijemput, mereka semua diturunkan di pom bensin kawasan Pondok Kopi.
"Terus diturunkannya di Pondok Kopi, tidak sampai Pondok Kopi. Alasannya apa diturunkan? Nomor nggak bisa dikontak," kata Dadang Komarudin, salah satu korban, dikutip dari
Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Selasa, 24 Maret 2026.
Sementara dari pengakuan Kriss, pengemudi taksi
online, dia mengaku dihubungi oleh pemilik travel bodong tersebut untuk menjemput kelima korban di masing-masing rumahnya. Lalu dia diarahkan untuk menurunkan semua penumpang itu di sebuah pom bensin.
Kriss sempat menanyakan soal tarif argo yang dibayarkan lantaran jauhnya lokasi dari satu titik penjemputan ke titik lainnya, yakni dari Tangerang ke Jakarta. Namun, pemilik travel bodong itu berjanji akan menambahkan bayaran saat bertemu tatap muka. Dari situ masalah mulai terjadi.
"Terus pas saya iseng cek sambil nunggu lampu merah, saya lihat sudah dibatalkan sama dia," kata Kriss.
Baik sopir taksi
online dan calon pemudik sama-sama dirugikan dalam kasus ini. Total kerugian ditaksir hingga jutaan Rupiah.
(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)