Krisis BBM di Bangladesh Akibat Konflik Timur Tengah

30 March 2026 14:20

Dhaka: Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) melanda Bangladesh seiring dengan terputusnya rantai pasokan energi di Selat Hormuz akibat konflik Timur Tengah. Kelangkaan ini membuat mobilitas warga Bangladesh menjadi terganggu. 

Banyaknya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tutup membuat ribuan kendaraan di Kota Dhaka, Bangladesh, terpaksa mengantre hingga berjam-jam untuk mendapatkan BBM di SPBU yang tersedia. Dari 100 SPBU di Kota Dhaka, hanya 10 titik yang dikabarkan mampu melayani pasokan ke warga. 

Antrean ini juga menyebabkan arus lalu lintas di kota tersebut turut terganggu. Meski pemerintah setempat menyatakan bahwa stok BBM nasional masih tercukupi, para pengendara menilai distribusi di lapangan masih terhambat. 
 

Baca Juga: Krisis Selat Hormuz Picu Gangguan BBM di Inggris, Harga Melonjak

Warga mengeluhkan aktivitas harian yang terganggu serta waktu kerja yang berkurang akibat kelangkaan BBM di sejumlah SPBU. Kondisi ini semakin memburuk karena adanya dugaan penimbunan oleh pihak SPBU yang menunggu kepastian kenaikan harga pada 1 April mendatang.

Asosiasi Pemilik SPBU Bangladesh bahkan telah memperingatkan adanya potensi penutupan massal serta meminta peningkatan pengamanan di sejumlah titik SPBU guna mencegah penjarahan dan kerusuhan akibat antrean panjang pengendara.

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)