Tradisi Nyekar Bunga dan Pelepasan Burung di Klenteng Sanggar Agung Surabaya

17 February 2026 15:52

Surabaya: Masyarakat Tionghoa memadati Klenteng Sanggar Agung di Surabaya, Jawa Timur, untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2026. Berbagai tradisi, seperti nyekar bunga dan pelepasan burung harapan turut dilakukan untuk memeriahkan perayaan.

Peringatan Tahun Baru Imlek 2026 atau 2577 Kongzili jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026 sebagaimana yang tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri terkait libur nasional 2026. 

Masyarakat Tionghoa mengenakan pakaian khas berwarna merah sebagai simbol keberuntungan, kebahagiaan, dan energi positif selama perayaan Imlek di Kelenteng Sanggar Agung Surabaya.

Untuk menjaga kekhidmatan selama beribadah, masyarakat Tionghoa datang membawa perlengkapan sembahyang seperti lilin, dupa, kertas sembahyang, serta berbagai persembahan buah-buahan. 
 

Baca Juga: Vihara Dharma Bakti Jakbar Berlakukan Sistem Bergantian Selama Perayaan Imlek

Di tempat tersebut, mereka juga melakukan berbagai tradisi seperti nyekar atau tabur bunga untuk mendoakan para leluhur serta pelepasan burung yang diyakini sebagai simbol harapan baru.  

Selain sebagai tempat ibadah, Kelenteng Sanggar Agung juga menjadi destinasi wisata di Surabaya, sehingga pada perayaan Imlek tahun ini tidak hanya dihadiri masyarakat Tionghoa saja tetapi juga warga lainnya yang turut memeriahkan suasana.

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)