Udara Jakarta Tidak Sehat, Pemprov DKI Imbau Warga Cek ISPU Berkala

19 October 2026 11:57

Terdeteksinya partikel asap sisa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di atmosfer lapisan atas Jakarta membuat kualitas udara ibu kota di sejumlah titik masuk kategori tidak sehat. Merespons ancaman ini, Pemprov DKI Jakarta menyiagakan ratusan fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi lonjakan kasus penyakit pernapasan.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, menyebut Pemprov telah menyiagakan 31 RSUD, 44 Puskesmas, dan 292 Puskesmas pembantu. Selain itu, hampir 600 personel Pasukan Putih diterjunkan untuk menjemput bola memeriksa kesehatan kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil, anak-anak, dan penyandang disabilitas.

"Asap karhutla sepertinya sudah masuk ke dalam atmosfer walaupun belum turun ke permukaan. Pemprov DKI Jakarta bersiaga atas instruksi Gubernur Pramono Anung, khususnya kepada Dinas Kesehatan," ujar ungkap Chico, dalam dialog Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin 19 Oktober 2026.
 


Pemprov DKI Jakarta mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan disiplin memakai masker jika terpaksa keluar rumah. Masyarakat juga diminta proaktif memantau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) secara real-time melalui situs resmi udara.jakarta.go.id.

Di sisi lain, Chico memberikan peringatan tegas agar para pedagang tidak menaikkan harga masker secara semena-mena di tengah situasi ini. Sanksi tegas juga siap dijatuhkan kepada perorangan maupun korporasi yang terbukti memperburuk kualitas udara dengan membakar sampah secara terbuka.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X