3 November 2026 15:24
Kawasan bantaran rel kereta api di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, mulai ditata ulang secara menyeluruh pascapenggerebekan sarang peredaran narkoba pada Minggu, 1 November 2026.
Dikutip dalam tayangan Breaking News Metro TV, Selasa, 3 November 2026, langkah pembenahan ini dipastikan setelah Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto meninjau langsung lokasi bersama jajaran PT Kereta Api Indonesia (Persero), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta TNI.
Penataan difokuskan pada sterilisasi bangunan liar di sepanjang jalur rel yang selama ini disinyalir kerap disalahgunakan sebagai tempat transaksi dan pesta narkotika. Selain memberantas peredaran barang haram tersebut, pembersihan area ini mendesak dilakukan demi menjaga aspek keselamatan perjalanan kereta api.
Proses penertiban ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan ke depan. PT KAI akan mengerahkan alat berat serta armada pengangkut sampah untuk meratakan dan membersihkan material bangunan liar yang sudah tidak berpenghuni secara bertahap.
Kendati tindakan tegas dilakukan terhadap jaringan narkoba, pemerintah memastikan penanganan warga penghuni tetap mengedepankan pendekatan humanis. Dari pendataan sementara pihak kepolisian, terdapat 23 kepala keluarga (KK) atau sekitar 80 jiwa yang tinggal di area tersebut, baik warga ber-KTP Jakarta maupun pendatang.