Lapas Merauke Hangus Terbakar

9 October 2026 16:20

Merauke: Kebakaran melanda Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Merauke, Papua Selatan, Jumat, 9 Oktober 2026. Personel Polres Merauke bergerak cepat (quick response) membantu penanganan kebakaran tersebut.

Wakapolres Merauke Kompol Jerry Koagouw  mengerahkan anggota Polres Merauke dengan dibantu kendaraan taktis Water Cannon untuk membantu upaya pemadaman api bersama petugas Lapas II B Merauke. Pemadaman juga dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran.

Wakapolres Merauke menjelaskan, pihaknya awalnya menerima laporan dari pihak Lapas mengenai adanya keributan warga binaan sekitar pukul 10.00 WIT. Menanggapi laporan tersebut, personel polres merauke bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan mengantisipasi situasi.

“Jam 10.00 kami mendapat laporan dari Lapas bahwa ada keributan. Kita merespons mendatangi Lapas untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun setibanya di Lapas, kantor Lapas sudah terbakar,” ujar Wakapolres di lokasi kejadian.

Polres Merauke bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), personel TNI, dan instansi terkait langsung berupaya memadamkan kobaran api yang melalap area kantor Lapas II B Merauke 2 lantai tersebut.  Sementara itu, personel Sat Lantas Polres Merauke turut melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi dengan mengarahkan pengendara untuk menggunakan jalur alternatif guna memberikan ruang bagi petugas pemadam.

Mengenai penyebab pasti kebakaran serta kondisi bagian dalam atau barak tahanan, Polres Merauke masih belum dapat memastikan, karena menunggu proses pemadaman dan sterilisasi lokasi. 

Terkait adanya informasi sejumlah warga binaan yang melarikan diri saat kericuhan dan kebakaran terjadi, Wakapolres membenarkan bahwa beberapa tahanan yang kabur, namun telah berhasil diamankan.

“Memang ada beberapa yang sudah kita amankan di Polres. Namun kita belum konfirmasi kepada Kalapas berapa jumlah pasti tahanan yang lari. Nanti setelah ini kami koordinasikan,” jelasnya.

Wakapolres Merauke mengimbau kepada warga binaan agar tidak melakukan aksi berlebihan atau anarkis. Jika terdapat permasalahan atau keluhan, diharapkan dapat disampaikan secara baik-baik untuk diselesaikan bersama.

"Kita imbau masyarakat Merauke untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Apabila melihat keberadaan orang atau warga binaan yang mencurigakan, masyarakat bisa segera melaporkannya ke pihak kepolisian atau petugas Lapas," pinta Wakapolres.

Sumber: Polres Merauke

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X