12 April 2026 14:42
Jakarta: Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) James David (JD) Vance mengatakan negosiasi antara AS dan Iran berakhir tanpa kesepakatan damai. Meski begitu, Pakistan berkomitmen untuk terus mengawal permasalahan ini hingga mencapai perdamaian.
Pernyataan tersebut diumumkan JD Vance usai menghadiri perundingan pertama di Islamabad, Pakistan. Ia menyatakan Iran menolak syarat untuk menghentikan pengembangan senjata nuklir, sehingga negosiasi penting yang berlangsung selama 21 jam tersebut berakhir tanpa kesepakatan.
"Kabar buruknya adalah kita belum mencapai kesepakatan, dan saya pikir itu kabar buruk bagi Iran daripada bagi AS. Dan kita telah menjelaskannya sejelas mungkin, tetapi mereka memilih untuk tidak menerima persyaratan kita," jelas JD Vance, dikutip dari Breaking News, Metro TV, Minggu, 12 April 2026.
Gagalnya kesepakatan ini membuat JD Vance meninggalkan Islamabad pada Minggu pagi. Meski begitu, perundingan ini masih terus berlanjut. Pemerintah Pakistan juga belum memberikan pernyataan resmi terkait hasil negosiasi tersebut.
| Baca Juga: Perundingan dengan Iran Berakhir Buntu, Delegasi AS Tinggalkan Pakistan |