PLN Cek Kesiapan SPKLU di Jalur Mudik Surabaya-Bali

14 March 2026 19:21

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang koridor Surabaya hingga Denpasar, Bali. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan layanan pengisian daya kendaraan listrik siap melayani masyarakat menjelang mudik Lebaran 2026.

Pengecekan tersebut dilakukan bersama jajaran Direktorat Retail dan Niaga PLN dengan meninjau beberapa titik SPKLU di rest area maupun lokasi strategis di jalur utama perjalanan menuju Bali. 

"Di sini kita akan memastikan kesiapan dari teman-teman PLN, timnya Mbak Ela, Manajer UP3 Bali Utara, sekaligus beliau ini sudah menyiapkan dari sisi personel itu tiga kali shift gitu ya satu hari. Artinya PLN dalam Anjungan Betutu ini standby 24 jam dalam melayani pelanggan yang rekreasi ataupun mudik ke Bali," ujar Adi, dalam program Metro Pagi Primetime Metro TV, Sabtu, 14 Maret 2026.

Secara nasional, PLN bersama mitra telah menyediakan 4.769 unit EV Charger yang tersebar di 3.078 lokasi di seluruh Indonesia untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik. 
 



Infrastruktur tersebut terdiri dari berbagai tipe pengisian daya. Mulai dari ultra fast charging, fast charging, medium charging, hingga standar charging yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna kendaraan listrik. 

Untuk mendukung periode mudik Lebaran 2026, PLN juga menyiapkan 1.681 unit SPKLU yang tersebar di 994 lokasi jalur mudik wilayah Sumatra, Jawa, hingga Bali. Seluruh SPKLU tersebut didukung oleh lebih dari 5.000 petugas siaga yang berjaga selama 24 jam dalam tiga shift guna memastikan pelayanan kepada pengguna kendaraan listrik tetap berjalan optimal.

Selain memastikan kesiapan infrastruktur, PLN juga menyiagakan SPKLU mobile dan emergency charging untuk mengantisipasi kondisi darurat yang mungkin dialami pengguna kendaraan listrik di perjalanan. 

PLN terus mengembangkan ekosistem kendaraan listrik terintegrasi melalui aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi tersebut, pengguna kendaraan listrik dapat dengan mudah menemukan lokasi SPKLU terdekat, merencanakan perjalanan dengan fitur trip planner, hingga memantau antrean pengisian daya secara real-time melalui fitur antre EV.

"PLN sangat siap baik dari sisi infrastruktur ketenagalistrikan, kemudian sarana-prasarana pendukungnya tentunya. Karena bagaimanapun juga pengisian daya listrik menggunakan- untuk EV ini tentu terintegrasi dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile," kata EVP Pemasaran Niaga PT PLN Nayusrizal

PLN juga memperkuat pengembangan SPKLU Center di beberapa titik strategis untuk memastikan perjalanan kendaraan listrik jarak jauh dapat dilakukan dengan lebih nyaman. 

Saat ini jarak antar SPKLU Center di jalur Trans Jawa telah dipadatkan dari sebelumnya sekitar 300 kilometer menjadi sekitar 150 hingga 200 kilometer, sehingga semakin memudahkan pengguna EV dalam melakukan perjalanan antarkota."

Kesiapan infrastruktur kendaraan listrik menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung transisi energi nasional. Sekaligus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.


Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)