Waspada! Kenali 4 Modus Kejahatan Online yang Mengincar Anak-anak-Melek Teknologi

Muhamad Marup • 23 July 2026 15:21

Jakarta: Anak-anak semakin rentan menjadi sasaran berbagai bentuk kejahatan di dunia maya seiring pesatnya perkembangan teknologi digital. Pelaku memanfaatkan media sosial, aplikasi percakapan, dan berbagai platform digital untuk mengeksploitasi anak dengan beragam modus.

Melansir ifii.ppatk.go.id, sejumlah kejahatan yang perlu diwaspadai meliputi pedofil online, child grooming, sextortion, love scam, cyberbullying, hingga penipuan online. Kurangnya pemahaman mengenai keamanan digital membuat anak dan remaja menjadi kelompok yang perlu mendapatkan pendampingan lebih dari keluarga dan lingkungan pendidikan. 

Berikut modus yang perlu dikenali orang tua dan anak:


Pedofil Online dan Child Grooming


Pelaku dapat menyamar sebagai anak-anak atau orang dewasa yang dianggap dapat dipercaya untuk mendekati korban melalui media sosial dan aplikasi percakapan. Dalam praktik child grooming, pelaku membangun hubungan emosional dan kepercayaan dengan anak untuk memengaruhi korban agar menuruti keinginannya, yang dalam sejumlah kasus dapat berujung pada eksploitasi seksual secara daring maupun luring.


Sextortion atau Pemerasan Seksual Online


Pelaku memanfaatkan foto atau video pribadi korban yang diperoleh melalui berbagai cara untuk melakukan pemerasan. Korban kemudian diancam dengan penyebaran konten tersebut dan dipaksa memberikan materi lain atau melakukan tindakan tertentu, sehingga dapat menimbulkan tekanan dan trauma psikologis.

Love Scam dan Penipuan Online


Pelaku berpura-pura menjalin hubungan emosional atau pertemanan dengan korban untuk memperoleh keuntungan finansial maupun tujuan eksploitasi lainnya. Anak dan remaja yang belum memiliki pengalaman cukup dalam berinteraksi di dunia maya juga dapat menjadi sasaran berbagai penipuan, termasuk phishing, pencurian identitas, dan skema keuangan ilegal.


Cyberbullying dan Dampaknya


Perundungan di dunia maya dilakukan melalui media sosial, pesan instan, maupun platform digital lainnya. Korban dapat mengalami tekanan psikologis akibat komentar negatif, ancaman, atau penyebaran informasi pribadi tanpa izin, yang berpotensi menyebabkan penurunan kepercayaan diri, kecemasan, depresi, hingga perilaku menyakiti diri.

Peran Keluarga dan Sekolah


Guru Besar Universitas Airlangga, Rachmah Ida, menekankan keluarga memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan bermedia sosial yang sehat bagi anak. Orang tua perlu hadir sebagai pendamping sekaligus pengawas yang membantu anak memahami manfaat dan risiko penggunaan media sosial.

"Gunakan media sosial secara bijak, seperlunya, dan dengan kesadaran penuh terhadap risiko yang ada. Bijak ber-media sosial menjadi kunci agar tetap menjadi ruang yang sehat, bukan ruang yang mengendalikan penggunanya," tutur Ida.

Sekolah juga memiliki tanggung jawab dalam memperkuat interaksi sosial secara langsung melalui kegiatan pembelajaran dan pengembangan karakter. Menurut Ida, lembaga pendidikan perlu mendorong siswa untuk aktif berkomunikasi dan berkolaborasi di dunia nyata, bukan hanya melalui ruang digital.


Pentingnya Literasi Digital


Literasi digital menjadi kemampuan penting yang perlu dimiliki masyarakat untuk menghadapi berbagai risiko di dunia maya. Kemampuan tersebut mencakup keterampilan memilah informasi, mengenali sumber kredibel, menjaga keamanan data pribadi, serta membangun ketahanan diri terhadap hoaks dan manipulasi informasi.

"Gunakan media sosial secara bijak, seperlunya, dan dengan kesadaran penuh terhadap risiko yang ada. Bijak bermedia sosial menjadi kunci agar tetap menjadi ruang yang sehat, bukan ruang yang mengendalikan penggunanya," tambah Ida.

Perlindungan anak dari kejahatan digital membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, dan masyarakat secara bersama-sama. Pendampingan orang tua, pendidikan karakter, serta peningkatan literasi digital dapat membantu anak mengenali risiko dan menggunakan teknologi secara lebih aman dan bertanggung jawab. (Daffa Yazid Fadhlan)

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X