Israel Bombardir Gaza di Malam Peringatan Nakba, 11 Orang Tewas

16 May 2026 19:27

Serangan udara Israel kembali mengguncang Kota Gaza, Palestina, pada Jumat malam, 15 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan 78 tahun Nakba. Sebanyak 11 warga sipil dilaporkan tewas dalam dua serangan terpisah yang menyasar pusat kota dan kawasan pemukiman.

Militer Israel mengklaim serangan tersebut menargetkan seorang komandan sayap militer Hamas, Izz al-Din al-Haddad. Namun, warga Gaza menyebut korban yang jatuh didominasi warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.

Menurut saksi mata, ledakan terjadi secara tiba-tiba ketika kendaraan melintas di Jalan Al-Wahda. Api dengan cepat membakar mobil hingga warga kesulitan mengevakuasi korban.

“Kami sedang duduk ketika tiba-tiba mendengar ledakan. Kami keluar dan menemukan mobil terbakar. Kami berhasil menarik keluar sekitar tiga atau empat orang yang gugur, tetapi kami tidak dapat menyelamatkan mereka, mobil itu sudah sepenuhnya dilalap api,” ujar warga Gaza, Ahmed Hallas dalam tayangan Primetime News Metro TV, Sabtu 16 Mei 2026. 

Warga lainnya, Mohammed Al-Najjar, mengatakan sejumlah pejalan kaki di sekitar lokasi turut menjadi korban tewas seketika akibat ledakan tersebut.

“Seorang wanita, seorang gadis, dan dua pemuda, mereka tewas seketika. Tidak ada yang terluka, hanya kematian langsung,” katanya.

Tak hanya menyerang kendaraan, serangan udara Israel juga menghantam wilayah Al-Rimal di Kota Gaza. Beberapa rudal dilaporkan menghantam bangunan sipil yang ditempati warga Palestina yang sebelumnya mengungsi akibat konflik. Sebanyak tujuh orang dilaporkan tewas dalam serangan di lokasi tersebut, sehingga total korban jiwa pada malam itu mencapai 11 orang.


Kondisi ini memicu kemarahan warga Gaza yang merasa klaim gencatan senjata selama ini tidak pernah nyata. Tawfiq Al-Jamal, salah satu warga, mempertanyakan perlindungan internasional bagi mereka.

“Gencatan senjata apa yang mereka bicarakan? Tidak ada, hanya di atas kertas. Jika seseorang mengatakan ada gencatan senjata, sebut saja mereka pembohong. Setiap hari terjadi pembantaian. Ini adalah bangunan sipil yang penuh dengan orang-orang tak berdosa. Semua korban adalah anak-anak dan perempuan. Mengapa? Untuk tujuan apa,” ujar warga Gaza lainnya, Tawfiq Al-Jamal.

Serangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan konflik Israel-Palestina serta bertepatan dengan peringatan Nakba, yang diperingati warga Palestina sebagai momen terusirnya ratusan ribu warga dari tanah mereka pada 1948.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)