Operasi Modifikasi Cuaca dengan Surfaktan Turunkan Kadar Polusi hingga 57%

28 August 2026 19:37

Pemerintah DKI Jakarta melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk menekan polusi udara pada musim kemarau ini. Berbeda dari biasanya, OMC kali ini tidak menggunakan garam, melainkan cairan surfaktan yang disemprotkan dari udara.

Penggunaan surfaktan dipilih sebagai langkah adaptasi, karena minimnya awan hujan pada musim kemarau. Metode ini digunakan untuk mengikat partikel polusi secara langsung di atmosfer. 

"Tapi di musim kemarau ini atau musim kering ini, kami menggunakan surfaktan. Surfaktan ini dicampur dengan air. inilah yang akan mengikat polutan dan itu yang akan menurunkan angka polutan di wilayah DKI Jakarta," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat, dalam program Metro Hari Ini Metro TV, Jumat, 28 Agustus 2026.
 



Dengan menggunakan pesawat Cessna Caravan dari Smart Cakrawala Aviation, tim gabungan menyemprotkan campuran air dan cairan surfaktan, atau water mist langsung ke udara dari Bandara Pondok Cabe. 

BPBD DKI Jakarta mencatat operasi yang sudah berjalan beberapa hari terakhir ini berhasil menurunkan kadar polusi 23 hingga 50 persen, bahkan sempat mencapai 57 persen pada 27 Agustus 2026.

Dalam operasi ini, BPBD DKI Jakarta menargetkan OMC di sejumlah titik dengan tingkat polusi tinggi. Terutama di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X