Suhu Makkah Capai 42 Derajat, Calon Jemaah Haji Diimbau Jaga Kondisi Tubuh

4 May 2026 15:38

Makkah: Cuaca panas di Tanah Suci menimbulkan kekhawatiran di kalangan calon jemaah haji Indonesia. Suhu di Kota Makkah saat ini dilaporkan mencapai 42 derajat celsius. Jemaah diimbau untuk selalu menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak asupan cairan guna mencegah dehidrasi.

Pada Minggu, 3 Mei 2026, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan suhu di Tanah Suci, baik di Makkah maupun Madinah. Saat ini, suhu di Makkah telah mencapai 42 derajat celsius, sementara di Madinah berada di kisaran 40 derajat celsius.

Situasi ini kian memburuk akibat tingkat kelembapan udara yang rendah, yakni sekitar 12 persen. Kedua kota tersebut kini berada dalam status siaga dua, dengan potensi suhu berkisar antara 40 hingga 45 derajat celsius.
 

Baca Juga: Gelombang Pertama Calon Jemaah Haji Khusus Patuna Travel Tiba di Madinah

Cuaca panas ekstrem ini berpotensi menyebabkan kelelahan hingga gangguan kesehatan serius, terutama bagi jemaah lanjut usia (lansia) maupun yang memiliki riwayat penyakit. Oleh karena itu, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengimbau para jemaah untuk membatasi aktivitas di luar ruangan. Jemaah juga disarankan melaksanakan salat Zuhur dan Asar di hotel guna menghindari paparan panas ekstrem.

Selain itu, jika terpaksa beraktivitas di luar ruangan, jemaah diminta menggunakan pelindung diri seperti sandal, masker, dan payung. Jemaah juga diimbau untuk rutin mengonsumsi air putih atau air zamzam tanpa menunggu rasa haus guna mencegah dehidrasi.

"Cukup minum 200 mililiter (cc) per jam atau minum sedikit-sedikit jangan tunggu haus. Dan bila perlu ditambahkan oralit dalam air 200 cc," ujar Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Madinah, Enny Nuryanti, dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin, 4 Mei 2026. 

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)