5 May 2026 12:39
Jakarta: Proses investigasi pengungkapan penyebab kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat (Jabar), masih terus dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama pihak kepolisian. Publik berharap peristiwa ini dapat menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan perkeretaapian.
Pengamat Transportasi Publik Joni Martinus menyatakan, bahwa terdapat tiga komponen utama yang harus diperhatikan dalam operasional kereta api, meliputi manusia, sarana, dan prasarana. Sarana meliputi lokomotif, gerbong, dan kereta. Sedangkan prasarana meliputi sistem persinyalan, jembatan, terowongan, jalan rel, dan stasiun. Semua komponen tersebut harus diikat dalam satu regulasi peraturan dinas yang sama agar berjalan sebagaimana mestinya.
"Ketiga komponen utama tadi ditambah satu regulasi harus saling melengkapi dan harus berjalan dengan baik. Apabila ini tidak berjalan dengan baik salah satunya maka berpotensi bisa terjadinya kecelakaan," ucap Joni, dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Selasa, 5 Mei 2026.
Sehingga Joni menyebut apabila hendak mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, perlu dilakukan investigasi mendalam dari tiga komponen tersebut.
| Baca Juga: Pakar Duga Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Akibat Gangguan Sinyal |