Mensos Minta Dukungan KPK Kawal Program Sekolah Rakyat

8 May 2026 18:16

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf bersama Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Robben Rico, serta seluruh Direktur Jenderal di lingkungan Kemensos mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jum'at pagi, 8 Mei 2026. Kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus upaya transparansi dalam menyampaikan perkembangan pengadaan barang dan jasa. 

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu berharap mendapatkan masukan serta kritik dari lembaga antikorupsi agar pelaksanaan program strategis Presiden Prabowo Subianto, khususnya penyelenggaraan Sekolah Rakyat, dapat berjalan bersih tanpa praktik korupsi. 

"Karena kebetulan kita juga sedang memulai pelaksanaan pengadaan pada tahun 2026. Kita ingin program strategis bapak presiden, khususnya penyelenggaraan Sekolah Rakyat, tidak dikotori oleh praktik-praktik korupsi," ujar Gus Ipul dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Jum'at 8 Mei 2026. 



Lebih lanjut, Ia menegaskan komitmennya terhadap transparansi sejak awal. Gus Ipul menyatakan bahwa pihaknya sangat terbuka dalam menyampaikan setiap proses yang dijalankan, baik kepada publik maupun lembaga pemeriksa, seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Hal ini bertujuan agar pemerintah maupun lembaga non-pemerintah dapat terlibat langsung dalam mengawasi serta mengawal pelaksanaan pengadaan barang di lingkungan Kemensos agar berjalan sesuai aturan.

"Oleh karena itu, kami sejak awal sudah menyatakan terbuka dan menyampaikan segala hal yang telah kami lakukan kepada publik maupun kepada lembaga-lembaga pemeriksa seperti BPK atau BPKP, ya, dan juga lembaga-lembaga non-pemerintah untuk bisa ikut mengawasi dan ikut mengawal pelaksanaan pengadaan barang di lingkungan Kementerian Sosial," ucapnya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)